-->
Khalis
Khalis Seorang sales Marketing di Google

Wajib Tahu! 9 Perilaku Ibu Hamil yang Mempengaruhi Bayi Mereka

Perilaku Ibu Hamil - Salah satu menunjukkan bahwa depresi dan kecemasan pada wanita hamil dapat meningkatkan kemungkinan kelahiran prematur dan berat badan lahir lebih rendah. Tetapi ada beberapa hal lain yang dapat mempengaruhi masa depan bayi kamu. Dalam artikel ini, kamu akan belajar tentang beberapa jenis perilaku dan tindakan yang sebaiknya tidak dilakukan selama kehamilan.

Wajib Tahu! 9 Perilaku Ibu Hamil yang Mempengaruhi Bayi Mereka

Kami di Animagz7 berharap kesehatan ibu dan bayi di masa depan dan membagikan 9 hal yang perlu kamu ketahui.

1. Berkelahi dan berteriak


Berkelahi dan Berteriak

Perkelahian menyebabkan kecemasan dan depresi, dan itu bisa membahayakan bayi kamu. Ini dapat sangat mempengaruhi kesehatan bayi masa depan, terutama sistem kekebalan dan otak mereka. Selain itu, berteriak bisa berdampak buruk bagi ibu dan menyebabkan sakit kepala, mual, dan masalah tidur.

Apa yang harus kamu lakukan:

  • Istirahat lebih banyak
  • Tidur yang cukup
  • Merenungkan
  • Konsultasikan dengan dokter kamu
  • Berjalan-jalan dan hirup udara segar


2. Terlalu banyak gula



Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ibu yang mengonsumsi gula dalam jumlah tinggi selama kehamilan memiliki anak dengan masalah ketrampilan belajar dan ingatan. Hal yang sama berlaku untuk pengganti gula.

Apa yang harus kamu lakukan:

  • Makan lebih banyak buah daripada permen
  • Kurangi asupan soda


3. Perubahan suasana hati



Perubahan suasana hati selama kehamilan adalah hal biasa. Pertama, kamu merasa bersemangat, tetapi kemudian stres dan kewalahan. Dapat dihubungkan dengan mempertanyakan hal-hal seperti apakah kamu akan menjadi orang tua yang baik atau apakah kamu dapat mengelolanya secara finansial.

Perubahan-perubahan ini dapat disebabkan oleh metabolisme wanita, atau oleh hormon-hormonnya, dan itu mempengaruhi otak dan suasana hati.

Apa yang harus kamu lakukan:

  • Tidur yang cukup
  • Jalan-jalan dan hirup udara segar
  • Pergi ke bioskop dengan teman-teman
  • Merenungkan


4. Bersantai di hot tub atau sauna



Panas ekstrem di sauna atau mandi adalah perhatian utama selama kehamilan. Mungkin santai, tetapi itu tidak baik untuk bayi kamu.

Apa yang harus kamu lakukan:

  • Jangan terlalu panas dan tinggal lebih dari 10 menit dalam air panas
  • Mandi dengan air hangat yang sama dengan suhu tubuh kamu
  • Dalam hal apa pun, berkonsultasilah dengan dokter kamu. Jika dokter kamu mengatakan itu tidak masalah untuk kamu, batasi saja waktu yang kamu habiskan di sauna.


5. Menangis



Menangis selama kehamilan adalah normal karena kamu mungkin menjadi lebih sentimental. Tapi itu bisa rumit dan kamu harus memperhatikan gejala yang berbeda seperti kehilangan nafsu makan, perasaan bersalah, terlalu banyak tidur, dan kehilangan minat dalam aktivitas apa pun.

Apa yang harus kamu lakukan:

  • Jika gejalanya berlangsung lebih dari 2 minggu, bicarakan dengan dokter kamu
  • Temukan dukungan, bicaralah dengan ibu lain atau wanita hamil


6. Psikosis



Selama kehamilan, suasana hati wanita bisa menjadi sangat membingungkan. Ini tidak sering terjadi, tetapi dapat berkembang menjadi psikosis.

Gejalanya adalah perilaku tak terduga, kebingungan, dan bahkan halusinasi.

Apa yang harus kamu lakukan:


  • Jika seseorang menunjukkan tkamu-tkamu ini, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter dan segera mencari bantuan medis.


7. Masalah tidur



Menurut peneliti, 78% wanita melaporkan lebih banyak gangguan tidur selama kehamilan daripada biasanya. Alasan untuk ini adalah tingkat hormon. Tidak heran wanita hamil menjadi sangat lelah.

Namun, penting untuk melakukan sesuatu dengannya, karena kurang tidur dapat menyebabkan suasana hati dan mual yang buruk. Sebuah penelitian menemukan bahwa wanita yang tidur kurang dari 6 jam per malam memiliki tenaga kerja lebih lama.

Apa yang harus kamu lakukan:

  • Rencanakan jadwal tidur kamu
  • Cobalah berolahraga setidaknya 30 menit per hari
  • Minumlah banyak cairan di siang hari
  • Jika kamu tidak bisa tidur, jangan memaksakan diri, cobalah membaca buku yang bagus, tetapi jangan aktif
  • Konsultasikan dengan dokter kamu tentang posisi mana yang terbaik untuk kamu tidur


8. Aktivitas rendah dan makan berlebihan



Pertambahan berat badan ekstra selama kehamilan dapat menyebabkan komplikasi kelahiran, pertumbuhan janin, dan retensi berat badan ibu setelah melahirkan. Selain itu, dapat meningkatkan risiko obesitas berikutnya bagi anak.

Aktivitas fisik selama kehamilan memberikan manfaat fisik dan psikologis bagi ibu dan anak.

Apa yang harus kamu lakukan:

  • Dokter merekomendasikan sekitar 30 menit olahraga untuk wanita hamil yang sehat, hampir setiap hari dalam seminggu.
  • Jangan lupa tentang berjalan. Ini akan membuat kamu tetap bugar dan otak kamu akan mendapatkan oksigen, yang penting untuk kesehatan mental.


9. Asupan kafein ekstra



Secara umum, tidak ada penelitian yang mengatakan dilarang minum kafein, terutama pada kadar 300 mg / hari atau lebih. Itu tidak menyebabkan cacat lahir. Tetapi selama kehamilan, itu harus dibatasi. kamu harus ingat bahwa kafein juga melintasi plasenta dan memasuki aliran darah bayi.

Apa yang harus kamu lakukan:

  • Lebih baik menjaga nutrisi kamu dan mengurangi konsumsi kopi kamu. Karenanya, 1 hingga 2 cangkir kopi sehari boleh saja.
Baca juga: 3 Posisi Aman Yang Dapat Membantu Setiap Ibu Selama Kehamilan

Apa lagi yang sebaiknya dihindari selama kehamilan? Apa cara terbaik dan paling efektif untuk menenangkan diri dan melepaskan diri dari perubahan suasana hati menurut kamu? Silakan, bagikan pengalaman kamu dengan kami di bawah ini! 😊

Khalis
Khalis  Seorang sales Marketing di Google

Komentar